Nyeri Saat Menstruasi? Awas, Waspadai 5 Penyakit Berbahaya Ini!

0
113
views
nyeri saat menstruasi

Nyeri saat menstruasi merupakan hal yang sering terjadi pada wanita. Nyeri dapat terasa ringan atau tidak mengganggu. Namun, nyeri haid berat yang dirasakan di masa menstruasi dapat menandakan adanya penyakit berbahaya lho!

Pada beberapa wanita, rasa sakit di perut bagian bawah ini tidak begitu terasa hingga mereka tetap dapat beraktivitas seperti biasa. Namun, sebagian lain merasakan nyeri yang tidak tertahankan hingga tidak mampu melakukan apa pun.

Sebenarnya Apa Penyebab Nyeri Saat Menstruasi?

Produksi Prostaglandin Yang Berlebihan

Rasa nyeri disebabkan karena adanya peluruhan disnding rahim. Selain itu, tubuh juga mengeluarkan bahan kimia bernama prostaglandin yang memicu otot rahim terus berkontraksi lebih banyak.

Prostaglandin dapat menyebabkan banyak gejala yang berhubungan dengan ketidaknyamanan saat menstruasi. Selain itu, prostaglandin juga memicu kondisi lain seperti mual, diare, lemas, dan sakit kepala yang kerap menyertai nyeri. Diduga, sebagian wanita memproduksi prostaglandin dalam jumlah lebih banyak sehingga lebih merasakan nyeri dibandingkan yang lain.

Penyakit Tertentu

  • Endometriosis, terjadi ketika sel-sel yang menyelubungi rahim mulai tumbuh di luar rahim, seperti ovarium atau tuba falopi. Sel ini bisa menimbulkan rasa sakit yang berat ketika meluruh.
  • Radang panggul, infeksi yang bisa mengakibatkan peradangan atau inflamasi pada rahim, ovarium, dan tuba falopi.
  • Adenomiosis,  jaringan lapisan paling dalam rahim mulai tumbuh ke dalam dinding otot rahim, sehingga menimbulkan nyeri saat haid.
  • Fibroid, tumor yang tidak bersifat kanker di dalam rahim dan dapat membuat menstruasi Anda terasa menyakitkan.
  • Stenosis leher rahim, pembukaan pada leher rahim beberapa wanita sangat kecil, sehingga menghambat aliran darah untuk keluar saat haid. Kondisi ini menyebabkan tekanan yang menyakitkan di dalam rahim.

AWAS!! Wanita Lebih Beresiko Nyeri Saat Menstruasi Jika Alami Hal Berikut!

  • Volume haid lebih banyak
  • Mengalami menstruasi pertama sebelum usia 11 tahun.
  • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Belum pernah hamil.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol atau merokok.

Nyeri haid tidak bisa dianggap sepele. Anda harus segera periksakan diri ke dokter jika terjadi perdarahan berlebihan, periode menstruasi lebih lama dari biasanya, disertai demam, terdapat keputihan yang tidak normal, nyeri timbul tiba-tiba dan terasa intens pada panggul, serta adanya tanda-tanda infeksi seperti demam atau menggigil dan nyeri tubuh saat menstruasi.

Selain itu ada cara lain untuk mengatasi nyeri menstruasi yang menyakitkan yaitu dengan mengonsumsi ramuan pereda nyeri menstruasi dan keputihan. Tenang, ramuan ini terbuat dari 100% tanaman herbal sehingga sangat aman dan dapat menyembuhkan secara permanen!

Demikian ulasan informasi tentang “Nyeri Saat Menstruasi? Awas, Waspadai 5 Penyakit Berbahaya Ini!“. Terimakasih telah membaca sampai akhir dan ikuti artikel kesehatan lainnya hanya di cepatbaca.com!

Sering lapar saat menstruasi? Nyidam makanan yang manis dan berlemak tinggi? Atau anda susah menahan
aktivitas yang menurunkan kualitas sperma - Sperma merupakan hal yang penting dalam kehidupan seorang pria.
Umumnya wanita akan merasa khawatir jika menstruasi tidak kunjung berhenti. Walaupun begitu, sebenarnya darah haid
Ternyata selingkuh tidak hanya banyak dilakukan kaum Pria, Wanita-pun juga bisa berselingkuh juga! Inilah beberapa
Ketika berada dalam fase menstruasi, wanita perlu meningkatkan kebersihan area miss v demi menjaga kesehatan.

Pertanyaan dan Komentar

komentar